Hukum Arbitrase

Ketentuan Saksi dan Saksi Ahli Hukum Arbitrase

Ketentuan Saksi Ahli Hukum Arbitrase

Ketentuan yang mengatur tentang saksi dan saksi ahli dalam hukum arbitrase diatur sebagai berikut:

  1. Atas perintah arbiter atau majeli arbitrase atau atas permintaan para pihak dapat dipanggil seorang saksi atau lebih atau seorang saksi ahli atau lebih, untuk didengar keterangannya.
  2. Biaya pemanggilan dan perjalanan saksi atau saksi ahli dibebankan kepada pihak yang meminta. Sebelum memberikan keterangan, para saksi atau saksi ahli wajib mengucapkan sumpah (pasal 49).
  3. Arbiter atau majelis arbitrase dapat meminta bantuan seorang atau lebih saksi ahli untuk memberikan keterangan tertulis mengenai suatu persoalan khusus yang berhubungan dengan pokok sengketa (pasal 50).
  4. Para pihak wajib memberikan segala keterangan yang diperlukan oleh para saksi ahli.
  5. Arbiter atau majelis arbitrase meneruskan salinan keterangan saksi ahli tersebut kepada para pihak agar dapat ditanggapi secara tertulis oleh para pihak yang sersengketa.
  6. Apabila terdapat hal yang kurang jelas, atas permintaan para pihak yang berkepentingan, saksi ahli yang bersangkutan dapat didengar keterangannya di muka sidang arbitrase dengan dihadiri oleh para pihak atau kuasanya.
  7. Terhadap kegiatan dalam pemeriksaan dan sidang arbitrase dibuat berita acara pemeriksaan oleh sekretaris (pasal 51) dan sesuai dengan asas-asas yang berlaku.

Baca juga: Asas-Asas Penyelesaian Sengketa Arbitrase

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close