Hukum PerdataHukum Perikatan

Pengertian Perjanjian Jual Beli Menurut KUHPerdata Pasal 1457

Pengertian Perjanjian Jual Beli Menurut KUHPerdata Pasal 1457

Pengertian Perjanjian Jual Beli Menurut KUHPerdata Pasal 1457 – Pengertian perjanjian jual beli berdasarkan ketentuan Pasal 1457 KUH Perdata, yaitu Jual Beli ditegaskan sebagai suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan.

Menurut Subekti (1989: 79), jual beli dikatakan suatu perjanjian dengan mana pihak yang satu mengikat dirinya untuk menyerahkan hak milik atas suatu barang dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan (Pengertian perjanjian jual beli menurut Subekti).

Pihak penjual berjanji menyerahkan atau memindahkan hak milik atas barang yang ditawarkan, sedangkan pihak pembeli menjanjikan membayar harga yang telah disetujuinya. Selanjutnya dikatakan walaupun undang-undang tidak menyebutkan, “harga” itu harus berupa sejumlah “uang”. karena bila bukan uang, (misalnya barang), maka bukan lagi disebut jual beli, tetapi “tukar-menukar’.

Mengenai “penyerahannya” juga perlu dijelaskan bahwa yang diserahkan penjual kepada pembeli, bukan kekuasaan barang itu melainkan hak milik atas barangnya.

Baca juga: Pengertian Perbuatan Melanggar Hukum dan Contoh Kasus

Perkataan jual beli menunjukkan bahwa satu pihak melakukan perbuatan yang dinamakan “menjual”, sedangkan dari pihak yang lain dinamakan melakukan perbuatan “membeli”. Dengan demikian, jual beli merupakan istilah yang mencakup dua perbuatan yang bertimbal balik.

Dalam bahasa Inggris, jual beli disebut hanya sale saja, hal ini hanya dilihat dari sudut penjual saja (Subekti, 1989 : 2). Barang yang dijadikan objek jual beli haruslah “tertentu”, setidak-tidaknya dapat ditentukan wujud dan jumlahnya saat diserahkan hak miliknya kepada pembeli. Dengan begitu adalah sah menurut hukum jual beli mengenai panenan yang akan datang atas bidang tanah.

Jual beli dengan percobaan selalu dibuat dengan syarat tangguh, karena itu jual beli mengenai tape recorder, meskipun barang dan harganya telah disetujui, tetapi baru jadi bila barangnya sudah dicoba.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close